Rapat Perdana Komite dengan Ketua Yayasan
Sabtu, 29 November 2025 pukul 09.00 WIB
Ruang VIP Warkop Agam 77 Bandar Lampung
Peserta Rapat
T
Tony Suryawan D
Devis Ansori S
Saiful Anwar F
Fery Juanda A
Ahyarudin E
Eko Agust Priyono Agenda Rapat:
- Memperkenalkan Pengurus Baru Komite Sekolah
- Membahas :
- Evaluasi program sekolah:
- Program target 5 juz
- Ekskul wajib tahsin berbiaya 50K, dengan waktu belajar mengambil jam pelajaran pagi.
- Pelaksana tugas Kepala Sekolah pasca Pak Kresno keluar.
- Pembahasan terkait Pak Agung (”mencari celah ishlah jika memungkinkan”).
- Priotitas pembangunan fasilitas sekolah di masa depan:
- Terkait uang sumbangan pembangunan
- Mengkaji ulang cita-cita awal sekolah yang tidak profit oriented
- Evaluasi program sekolah:
Hasil Rapat (sesuai poin Agenda):
- Usulan menambahkan Ust. Arifin, wali murid yang juga punya kapabilitas di bidang pendidikan.
- Target 5 juz
- Awalnya adalah traget program kepala sekolah sebelumnya ( Pak Kresno)
- Pelaksanaan sebelumnya, belum ada metode yang konkrit untuk mencapai target tersebut sehingga output-nya belum signifikan.
- Tapi menurut pak Tony, dengan metode 2 ayat per hari anak-anak seharusnya bisa mencapai target tersebut.
- Siswa diklasifikasikan berdasarkan kemampuan atau pencapaian masing-masing individu siswa. (Sistem Halaqoh yang sekarang sudah berjalan)
- Masih belum ada pengajar tahfidz yang tetap selama ini. Sekolah sedang memulai agar ada pengajar tetap dengan “dikontrak”.
- Awalnya kalimat “5 juz” adalah “bahasa marketing” dari yayasan dengan catatan “S&K berlaku”. (Maksudnya berlaku untuk anak-anak yang sudah mempunyai basic al-Quran yang memadai, dsb.)
- Akan dikaji kemungkinan menurunkan target jumlah hafalan (tahfidz) misalnya 2/3 juz, tapi ditambah target perbaikan bacaan (tahsin).
- Sekolah sudah mulai menyusun sendiri kurikulum dengan penyesuaian khusus agar pelajaran “tidak terlalu berat” bagi siswa.
- Sekolah mengadakan pelatihan untuk guru.
- Ekskul Tahsin:
- Penggunaan waktu pagi untuk ekskul sebenarnya hanya tukar jam saja. Yang tadinya ekskul di sore hari, dipindah ke awal pagi. Sementara waktu KBM dimundurkan.
- Sebagaimana poin 2g di atas, ekskul akan menjadi “kokulikuler”, tidak lagi sebagai ekstrakulikuler.
- Kepala Sekolah:
- Dinas sudah mendesak agar segera memiliki Kepala Sekolah baru. Meskipun “dilematis” pemimpin perempuan, tapi menurut pak Tony sudah diskusi dengan asatidzah bahwa ini masih dibolehkan dalam lingkup yang sempit dan dalam keadaan mendesak.
- Kriteria kepala sekolah harus orang yg punya power, punya pengetahuan mendalam tentang dinamika keadaan sekolah saat ini. (Termasuk persoalan Masjid / Pak Agung)
- Saat ini belum ada kandidat resmi yang memenuhi syarat / bersedia menjadi kepala Sekolah SD.
- Bu Novi diarahkan fokus sebagai Kepala Sekolah SD, sementara tanggung jawah di PAUD akan dikurangi / dicarikan pengganti.
- Kemungkinan islah dengan pak Agung, sepertinya tidak ada celah.
- Rencana Pembangunan Sekolah:
- Sekolah masih kekurangan 2 ruang kelas agar setiap tingkatan kelas bisa benar-benar dipisah antara kelas banin (laki-laki) dan kelas banat (perempuan).
Catatan Dari Pak Tony:
- Usulan pengurus Komite memasukkan ust. Arifin
- Target hafalan harus ditinjau ulang tahsinnya, tidak harus 5 juz.
- Meluruskan berita yg beredar terkait dengan tindak asusila LGBT, itu bukan dr Ibnu Abbas tetapi dari pondok Maqra.
- Kita meluruskan kepada wali murid bahwasannya Sekolah Ibnu Abbas berbeda kelembagaan/Yayasan dengan pihak masjid Baiturrahman / Pondok Maqra.
- Cerita pendek sejarah Ibnu Abbas.
- Usulan agenda kegiatan bersama dengan wali mur bertujuan utk silahturahmi keakraban dengan olahraga (mini soccer, badminton, lari, dll)
- Pen-definitif-an pengurus Komite. Kalo bisa bersamaan dengan waktu pembagian rapot, karena biasanya semua hadir di sana.
Dokumen ini diakses pada 9/12/2025
💡 Tips Print ke PDF:
1. Pilih printer: "Save as PDF"
2. Layout: Portrait
3. Margin: Default
4. Centang "Background graphics"